Segelas Air=Beban Hidup

segelas-air“Bukan Main pusingnya kepalaku.” itulah kalimat yang selalu ada di pikiranku ketika malam mulai larut dan banyak PR belum terselesaikan dan parahnya besok harus dikumpulkan. “Kepalaku terasa mau pecah.” Kemudian aku teringat akan artikel dalam sebuah tabloid  yang isinya kurang lebih begini:

Seorang bernama Alexis Carrol, seorang ahli bedah sekaligus ilmuan yang dikenal sebagai pekerja keras. Namun pemenang nobel kedokteran 1912 ini tetap menyarankan agar kita mencari waktu istirahat walaupun sesibuk apapun.

Istirahat sangat berguna bagi kesehatan jasmani dan rohani seseorang. Suatu ketika seorang professor memulai kuliahnya dengan mengangkat sebuah gelas kaca penuh air di depan para mahasiswanya. “Berapa berat gelas ini?” Jawaban mahasiswa beragam, “mungkin 100 gr, 150 gr, 1/4 kg.”

“Saya sendiri juga tidak tahu kecuali kalau saya menimbangnya lebih dahulu”, ujar sang professor kalem, “pertanyaannya adalah apakah yang akan terjadi kalau saya memegang gelas ini selama beberapa menit?”

“Tidak akan terjadi apa-apa”, jawab seorang mahasiswa.

“Kalau saya memegangnya selama 1 jam?”

“Paling-paling tangan Anda akan capek dan kaku.”

“Bagaimana kalau saya memegang gelas ini selama 1 hari?”

“Tangan Anda akan pegel, otot-otot lengan menjadi kaku dan tegang, malah Anda bisa lumpuh.”

“OK. Apakah selama itu berat gelas bertambah?”

“Oh tidak.”

“Lantas apa yang menyebabkan tangan saya sakit?”

Suasana kelas berubah hening. Tiba-tiba ada yang nyeletuk, “kalau begitu letakkan saja gelas itu di meja.”

“Tepat!”, kata proffesor.

Beban hidup kita sama seperti itu. Kalau sebuah masalah kita pikirkan dalam beberapa menit, beberapa jam masih OK namun kalau berhari-hari, berbulan-bulan terus dipikirin sudah pasti akan membuat kita sakit.

Memang penting memikirkan masalah-masalah kita seperti menumpuknya PR dan tugas, ulangan fisika yang sulit, jadwal les yang melelahkan, belum yang lainnya, masalah doi, ortu, dan keluarga. Namun alangkah lebih baiknya kalau sejenak bisa “meletakkan” masalah itu sebelum kita tidur agar esok hari segar kembali untuk mencari jalan keluarnya.

Setelah teringat artikel itu aku langsung tidur untuk sejenak meletakkan masalahku. Tetapi keesokan harinya aku malah kena semprot guruku. Haha….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: